Dia?

siapa dia?

yang kini datang dan mencoret-coreti dinding hatiku dengan beragam warna

 

Dia?

siapa dia?

yang seenaknya saja keluar masuk ke dalam rumah jiwa

 

Dia?

siapa dia?

yang berani mengantarkan sepertiga malam padaku yang terlelap

hingga kurasakan begitu heningnya mengesap suaranya…

 

ah ya dia,

hanya seorang biasa

dengan kelakuan tak biasa

–bagiku yang berdiam yang dunia yang serba tentram…

 

dan ah dia,

kurasa samar rupa

tapi begitu jelas angin membawa auranya

 

pun dia,

menghantarkanku pada ambang dunia

serupa kata-kata yang kupetik dari dedaunan jiwa yang mulai menghijau:

kau buat duniaku begitu berwarna…

 

Palembang, 24 oct 10