Duhai jangan pernah kalah

Badai memang lebih kuat dari sebatang pohon

Namun tahukah bila akar kita kokoh takkan kita rapuh

Duhai jangan mengaduh

Bila angin mendengar kan dihempasnya kita

Mari tetap menanjak di tanah kita

Yang terbangun hanya untuk kita

Duhai jangan tercerai berai serat kita

Telah terlalu banyak mata-mata yang menisiknya pelan

Duhai nyanyikan saja lagu-lagu biar semangatmu berlabuh sampai di tepian dengan kapal besi yang kita pesan jauh-jauh hari

Duhai tersenyumlah jejak lukamu jejak lukaku

Seperti merentangkan sayap pada wahana bumi yang kita tengok…

Bila bersama masihkah ada duka

Mari Tanya pada sisa mentari yang bertahan pada gejolak awan